Bisnis Menjahit Sukses, Tips Henhen Hindasyah

bisnis menjahit sukses. ilustrasi.

Bisnis, Tasikmalaya:- Bisnis menjahit sukses, dan bertahan di masa pandemi dialami oleh pengusaha jasa menjahit Ny. Henhen Hindasyah di Sukaraja Tasikmalaya.

Usaha menjahit pakaian yang dijalankan Henhen Hindasyah tetap memberikan penghasilan di masa pandemi. Usaha ini peluangnya masih sangat terbuka. Tapi tentu saja tidak setiap orang bisa membuka usaha jasa menjahit pakaian. Bisnis menjahit sukses seperti Ny. Henhen memerlukan banyak tahapan dan keahlian.

Bacaan Lainnya

Henhen Hindasyah mengaku, usaha jahit di masa pandemi tidak ikut sepi. Dirinya masih saja banyak order.

“Alhamdulillah, masih terbuka peluangnya. Malah ada beberapa pemesan yang terpaksa saya tolak karena khwatir tidak tertangani,” kata Ny.Henhen, kepada sakata.id.

Henhen menerima pesanan menjahit bergbagai jenis model pakaian. Usaha ini sudah dia jalani selama puluhan tahun. Di masa pandemi, dia sendiri tidak memprediksi kalau usaha jasa menjahit akan turut sepi.

“Ternyata tidak. Alhamdulillah saya masih dapat pesanan,” kata Henhen.

Dia bisa menyelesaikan dua – sampai tiga pakaian dalam satu dua hari. Itu tergantung dari kerumitan pesanan. Harga jasa menjahit antara Rp100 ribu-Rp200 ribu. “Harga dan waktu penjahitan tergantung dari kerumitan pola pakaian dari pemesan,” jata dia.

Kendati demikian, Henhen juga sering mendapat pesanan dalm jumlah yang banyak. Pesanan banyak itu dia dibantu oleh penjahit-penjahit lain yang dia percaya, dan dalam pemantauan kontrol kualitas dari Henhen.

“Tapi kontrol kualitasnya tetap saya yang pantau, walaupun saya minta bantuan para penjahit lain,” kata dia.

Ny. Hehen, mendapatkan keahlian khusus menjahit dari sekolah kejuruan khusus menjahit. Bahkan saat ini dia menjadi instruktur pelatihan Wira Usaha Baru khusus keterampilan menjahit pakaian.

Membuka usaha menjahit bisa dialkukan di rumah dan tidak memerlukan tempat yang terlalu luas. Ketekunan dan keulatan serta mental merupakan modal yang harus dimiliki para pembuka usaha menjahit terutama bagi pemula.

“Dulu pasa baru-baru saya juga pernah dikomplain. Tapi saya terima untuk perbaikan,” kata Henhen.

Sebagai instruktur penjahit di pelatihan Wira Usaha Baru, tentu Ny.Henhen banyak pengalaman. Bukan saja teori cara cepat pintar menjahit dan dasar-dasar menjahit. Pengalaman beriwira usaha seperti cara mengembangkan usaha jahit, keuntungan usaha jahit pakaian, juga biasa disampaikan Ny. Henhen Hindasyah kepada warga belajar pelatihan Wira Usaha Baru.

Hasil Usah Menjahit Pakaian, dalam Bisnis Menjahit Sukses

Bisnis menjahit sukses dalam meraih peluang usaha rumahan. Nah, kamu perlu tau perkiraan berapa sih hasil usaha menjahit pakaian yang bisa kamu dapat perbulan.

Biasanya usaha Tailor atau saja menjahit pakaian terpercaya jasa ongkosnya diatas rata-rata penjahit biasa. Tentu saja perhitungan hasi usaha menjahit pakaian kita ambil dari taksiran terkecil.

Jika mengkalkulasi rata-rata hasil terendah dengan biasa ongkos jahit Rp100 ribu, dengan jumlah pesanan dalam skala kecil 20 order dalam satu bulan, maka hasil usaha menjahit pakaian dalam satu bulan mencapai Rp2 juta.

Jika usaha jasa menjahit kamu sudah mendapat kepercayaan pelanggan tentu perhitungannya berbeda. Atau kamu mendapat pesanan partai besar, bisa saja dalam sebulan Rp5-Rp10 juta bahkan lebih.

Membangun Kerjasama Usaha Menjahit dalam Bisnis Menjahit Sukses

Kerjasama usaha menjahit tentu menjadi bagian yang harus kamu bangun untuk pengembangan usaha jasa menjahit. Terlebih untuk mengcover jumlah pesanan partai besar.

Kolaborasi sesama penjahit harus kamu lakukan. Ini adalah peluang yang bisa mengantarkan kamu dari penjahit rumahan dengan usaha sendiri, menuju usaha konveksi. Dimana kamu bisa menampung pesanan dalam jumlah banyak.

Bagaimanapun kamu tidak akan menyelasaikan sendiri. Karena ketepakan waktu dalam menyelesaikan pesanan menjadi bagian terpenting untuk menjaga kepercayaan pelanggan.

Ini bagian dari cara mengembangkan bisnis menjahit sukses. Atau jika kamu sudah percaya diri dengan hasil jahitan kamu, kamu bisa menjadi bagian dari penjahit yang berkolaborasi dengan pengusaha konveksi yang sudah ada. Para pengusahan konveksi biasanya memerlukan tenaga penjahit dalam jumlah banyak.

Hal lain dalam membangun kerjasama usaha menjahit, juga kamu bisa membuka bisnis jahit online. Kamu bisa membuka jasa online dan menerima pesanan melalui digital. Biasanya jasa jahit online memiliki resiko, resiko usaha menjahit online kamu harus tahu juga.

Pemesanan online biasanya tidak membawa bahan sendiri. Makanya usaha menjahit online, harus disertai list bahan yang sudah kamu sediakan. Kamu juga harus memberi alternatif model, siapatau pemesan belum memiliki konsep baju yang akan dia pesan, dan tertarik pada model yang kamu list di dalam katalog online.

Kelemahan Usaha Menjahit Bagi Pemula

Selain mengetahui peluang usaha menjahit kamu juga harus tahu apa saja kelemahan dari usaha menjahit. Ini sangat penting terutama bagi penjahit pemula.

Sebagai pengalaman baru, belum tentu hasil jahitan kamu langsung diterima oleh pelanggan. Beberapa kelemahan usaha menjahit bagi pemula diantaranya.

  1. Tidak mau bertanya kepada pelanggan. Banyak penjahit yang tidak bertanya kepada pelanggan apakah hasil dari jahitannya sudah sesuai pesanan atau belum. Bahkan ada cenderung ada hal-hal dari kekurangan atau cacat teknis, yang disembunyikan agar pelanggan tidak tahu. Itu tidak baik, karena jika pelanggan kamu tahu, dua hal yang bisa dia lakukan komplain, atau diam namun tidak lagi percaya untuk menggunakan jasa kamu.
  2. Mental tidak kuat. Karakter pelanggan tidak semuanya sama. Ada yang tidak banyak bicara bahkan tidak mau banyak komentar walaupun tidak puas. Ada yang banyak komentar bahk komplainnya kurang enak dihati. Nah, penjahit pemula harus siap mendengarkan berbagai komplain. Komplain harus dijadika bahan masukan untuk perbaikan. Jangan sungkan melakukan perbaikan.
  3. Tidak tepat waktu. Hanya karena ingin mendapat pesanan ada juga penjahit yang menyanggupi pesanan dalam waktu yang dipesan padahal dia sebenarnya tidak sanggup. Dia hanya ingin agar konsemun itu memesan jasanya. Padahal ketika waktu yang dijanjika tidak sesuai, itu akan berpengaruh pada tingkat kepercayaan pelanggan.
  4. Tidak mau membuka diri untuk bekerjasama. Seorang yang terampil, belum tentu mampu menjadi marketing. Tetapi seorang marketing bisa jadi mampu mendapat konsumen banyak kendati dia tidak terampil. Nah, kerjasamalah dengan orang-orang yang kamu anggap bisa menjual jasa kamu. Tentu saja ada hal yang harus kamu diskusikan terkait pembagian hasil jasa. Bekerjasama dengan banyak pihak yang bisa membuka peluang bisnis lebih luas, perlu dilakukan bagi penjahit pemula.*(Deni/sakata.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *