Sebaiknya Jangan Investasi Lewat Trading Binary Option

Bisnis, SAKATA.ID: Saat ini publik sedang ramai memperbincangkan terkait dengan investasi lewat platfrom trading Binary Option. Sebaiknya jangan dilakukan, lantaran terlalu berisiko.

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah mengeluarkan pernyataan. Mereka menilai metode trading di platfrom itu ibarat judi.

Bacaan Lainnya

Aplikasi trading Binomo adalah salah satunya. Belakangan ramai diperbincangkan publik setelah ada delapan orang yang mengaku menjadi korban aplikasi ini.

Mereka melaporkan aplikasi trading Binomo dan affiliatornya ke Bareskrim Polri dengan dasar beberapa tuduhan. Salah satunya adalah berkaitan dengan penipuan.

Akibat dari dugaan penipuan yang mereka tuduhkan itu, para korban yang melapor mengklaim mengalami kerugian hingga Rp2,4 miliar.

Kemudian, apa trading binary option atau perdagangan opsi biner ini? Berikut penjelasan dari Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo.

Ia mengatakan, binary option merupakan salah satu bentuk instrumen trading online. Di mana para trader memprediksi atau menebak harga dari sebuah aset, apakah itu naik atau turun pada jangka waktu tertentu.

Jadi, lanjut dia, binary option ini justru lebih mirip dengan judi ketimbang sebagai instrumen investasi.

Cara bermain binary option ini pun cukup mudah dan sederhana. Para pengguna hanya perlu melakukan registrasi pada penyedia binary option. Kemudian melakukan deposit.

Adapun jumlah minimal atau maksimal deposit pada masing-masing penyedia platfrom trading binary option berbeda-beda. Naamun umumnya sebesar US$ 10.

Dalam transaksinya, pengguna akan memilih indeks aset. Mulai dari mata uang, indeks saham, hingga komoditas.

Setelah itu, pengguna memasukkan modal yang akan dipertaruhkan. Untuk jumlah minimal modal yang digunakan oleh pengguna bergantung dengan besaran assetnya.

Kemudian aplikasi binary option itu akan melakukan perhitungan potensi keuntungan yang didapat dari transaksi tersebut.

Rentangnya cukup beragam. Yakni berkisar 60%-90%. Kemudian, pengguna memilih durasi transaksi yang juga beragam. Mulai dari per sekian detik, menit, jam, ataupun hari.

Terakhir, si pengguna diharuskan menebak dalam durasi yang tadi sudah dipilih. Apakah pada saat durasi berakhir, harga indeks berada di atas atau di bawah harga saat memulai transaksi.

Apabila tebakan pengguna itu benar, maka ia akan mendapat untung. Namun jika salah, modal yang digunakan akan hangus. Itu menjadi kerugian pengguna.

Dalam transaksi Trading Binary Option itu terdapat beberapa istilah yang berbeda dengan istilah yang ada di dalam forex.

Di antaranya adalah Call atau High. Ini jika harga diperkirakan naik, dan Put atau Low: apabila harga diperkirakan turun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.