200 Ribu Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Amerika

Amerika
Ilustrasi Benua Amerika

INTERNASIONAL, SAKATA.ID : Kasus meninggal dunia akibat Virus Corona Baru atau Covid-19 di Benua Amerika jumlahnya terus meningkat. Dari 4,5 juta kasus Covid-19, 200 ribu meninggal dunia.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) melaporkan bahwa hamper setengah dari seluruh Covid-19 di dunia terdapat di sana. Hingga 23 Juni 2020 jumlah yang terinfeksi Covid-19 sebanyak 4,5 juta jiwa dan 226.000 kematian.

Bacaan Lainnya

Seperti di Amerika dan Karibia, kasus Covid-19 terus meningkat hingga tiga kali lipat. Dari semula 690 ribu sebulan, kini sudah mencapai 2 juta orang.

Namun menurut Direktur WHO untuk Kawasan Amerika, Carissa Etienne pada Rabu (24/6/2020), Karibia masih dinilai punya nasib lebih baik.

BACA JUGA : KTT ASEAN Di Tengah Pandemi Covid-19

Etienne menyebutkan, untuk di Amerika Latin yang paling parah terdampak adalah Brazil. Jumlahnya melampaui 1 juta kasus Covid-19. Brazil sudah meningkatkan pemeriksaan dengan melakukan 10.000 tes per juta penduduk. Namun itu masih dinilai kurang cukup dan perlu ditingkatkan.

Setelah Brazil, ungkap Etienne, menyusul Amerika Serikat (AS) sebagai negara di dunia yang mencatat kasus tujuh digit. Hingga Kamis (25/6/2020) ini, jumlah kematian di AS 124 ribu jiwa dari total terinveksi sebanyak 2,43 jiwa.

Etienne mengatakan kawasan di Amerika mampu menjalani hidup baru bersama Covid-19. Namun apabila tidak ada pengobatan efektif dan persediaan vaksin yang meluas, dia memprediksi akan ada wabah Covid-19 yang berulang di sana.

“Dengan tidak adanya pengobatan efektif atau persediaan vaksin secara meluas, kami memprediksikan bahwa selama dua tahun ke depan akan mengalami wabah Covid-19 berulang, yang mungkin diselingi dengan periode transmisi terbatas,” tegasnya. (C-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.