Sistem Iron Dome Jebol, Israel Minta Dana Rp 14,2 Triliun ke AS

  • Whatsapp
Garis cahaya terlihat saat sistem anti-rudal Iron Dome Israel mencegat roket-roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza menuju Israel, seperti yang terlihat dari Ashkelon, Israel, 10 Mei 2021. Foto/REUTERS/Amir Cohen

Internasional, Sakata.id: Guna memulihkan sistem pertahanan rudal Iron Dome, Rezim Zionis Israel meminta dana USD 1 miliar atau lebih dari Rp 14,2 triliun kepada pemerintah Amerika Serikat (AS).

“Pada hari ini, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz akan melakukan perjalanan ke Washington, DC, untuk meminta bantuan itu,” kata Senator AS, Lindsey Graham dan seorang pejabat Zionis, Kamis (3/6/2021).

Bacaan Lainnya

Israel meminta bantuan AS dikarenakan negara tersebut merupakan sekutu Zionis yang telah menyatakan dukungannya, termasuk dalam perang 11 hari dengan kelompok Hamas di Gaza, Palestina.

Para pejabat Zionis mengaku Iron Dome telah mencegat 90 persen dari 3.000 roket dan rudal yang ditembakkan dari Gaza.

Graham berharap pemerintah Amerika segera mengesahkan permintaan tersebut setelah eskalasi 11 hari.

Hamas dan Jihad Islam Telah Menembakan 4.300 Roket dan Rudal

Hal yang sama diungkapkan oleh militer Zionis. Menurutnya, kelompok Hamas dan Jihad Islam Palestina telah menembakan lebih dari 4.300 roket dan rudal.

Namun, roket dan rudal yang menyeberang ke negara Yahudi itu lebih dari 3.000. Pihaknya menilai, sistem Iron Dome kebobolan dalam pertempuran tersebut.

“Akibat jebolnya sistem Iron Dome itu, beberapa rumah dan sejumlah mobil mengalami kerusakan parah, termasuk beberapa orang tewas di Israel,” ujarnya.

Dikatakan Graham, menteri pertahanan Israel akan meminta USD 1 miliar ke Pentagon untuk replenish Iron Dome dan beberapa hal lainnya beserta peningkatan sistem.

Akibat dari pertempuran tersebut mengakibatkan 12 orang tewas di Israel oleh roket dan rudal yang ditembakkan Hamas dan Jihad Islam Palestina dari Gaza. 

Permintaan Dana Muncul Adanya Kritik

Permintaan dana bantuan itu muncul bermula adanya kritik terhadap penjualan senjata Amerika ke Israel, serta bantuan USD 3,8 miliar yang sebagian besar tanpa syarat yang diberikan Washington kepada Tel Aviv setiap tahun.

Kemudian, Kubu legislator progresif di Parlemen dan Senat AS saat ini berusaha untuk memblokir kesepakatan senjata senilai USD 735 juta dengan Israel.

Ia mencatat bahwa dukungan meluas melintasi garis partai politik di Amerika.

Terpisah, Kementerian Pertahanan Israel mengatakan, Gantz akan bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan untuk membahas sejumlah masalah termasuk Iran dan bantuan militer.

Sebelumnya, sambung ia, Presiden Amerika Joe Biden telah menyatakan akan replenish Iron Dome, yang membantu Israel dalam menangkis lebih dari 4.300 roket yang ditembakkan dari Gaza selama konflik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *