Daftar Kartu Prakerja Gelombang 5, Dibuka Bagi 800 Ribu Peserta

Daftar Kartu Prakerja Gelombang 5

SAKATA.ID : Gelombang 5 Daftar Kartu Prakerja dibuka pada Sabtu (15/8/2020). Kuota yang disediakan Pemerintah sebanyak 800.000 peserta.

Kartu Prakerja merupakan program yang diusung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan pekerja Indonesia.

Bacaan Lainnya

Tetapi, karena pandemi COVID-19 Program Kartu Prakerja dimodifikasi. Supaya program ini bisa membantu pekerja yang terdampak pandemi.

Pendaftaran Online atau Offline

Daftar Kartu Prakerja Gelombang 5 ini dibuka mulai pukul 12.00 WIB. Dilakukan secara daring atau luring, (online atau offline).

Bagi peserta yang ingin daftar secara online, peserta bisa mendaftar melalui laman https://www.prakerja.go.id.

Sementara peserta yang yang ingin mendaftar secara offline, bisa melakukannya melalui Kementerian Ketenagakerjaan atau pemerintah daerah khususnya Dinas Ketenagakerjaan.

Langkah Daftar Kartu Prakerja Presiden Joko Widodo

Sebelumnya, Gelombang 4 ditutup pada Rabu (12/8/2020). Ada 1,2 juta orang yang Daftar Kartu Prakerja di Gelombang 4.

Pendaftar Gelombang 4 akan diseleksi, hingga penerima dibatasi sampai 800.000 peserta.

Pengumuman kelulusan Daftar Prakerja Gelombang 4 akan dilakukan pada Minggu (15/8/2020).

Penerima Kartu Prakerja merupakan daftar kelompok prioritas yang diberikan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan BPJS Ketenagakerjaan.

BACA JUGA : DPR RI Sesalkan Penundaan Pilkades oleh Kemendagri

Perbedaan Pendaftaran

Ada perbedaan cara pendaftaraan di Gelombang 4 dan 5 ini. Apa bila dibandingkan dengan gelombang-gelombang sebelumnya.

Perbedaan itu diantaranya adalah syarat yang mewajibkan calon peserta swafoto atau selfie. Pada Gelombang 4 dan 5 sudah dihapuskan.

Kemudian, sekarang peserta diwajibkan memasukkan nomor induk KTP (NIK) dan Nomor KK. Tidak seperti sebelumnya, yang hanya memasukkan NIK saja.

BACA JUGA : PPDB Daring Terkendala Fasilitas Internet, Ini Kata Anggota DPRD Jabar

Kartu Prakerja Adalah

Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menjelaskan tentang Kartu Prakerja.

Dia mengatakan, Kartu Prakerja 2020 adalah program pengembangan kompetensi kerja. Ini ditujukan untuk pencari kerja, pekerja yang di-PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Menurutnya bahwa bagi pekerja formal maupun informal yang terdampak Covid-19 dapat mendaftar diri secara online di laman prakerja.go.id.

BACA JUGA : Presiden Joko Widodo Siapkan Sanksi Bagi yang Tak Patuh Protokol Kesehatan

Dia juga mengajak masyarakat, terutama yang belum memiliki pekerjaan dan terdampak pandemi, untuk mendaftarkan diri pada program Kartu Pekerja.

Ia menegaskan bahwa mendaftar program Prakerja sangat mudah. Hanya butuh memasukkan NIK, KK, dan alamat e-mail.

Daftar Kartu Prakerja ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk bisa menghadapi pandemi.

Dia menjelaskan, para peserta Kartu Prakerja dapat mengikuti program dengan mengambil pelatihan yang sesuai keinginannya.

Misal, pelatihan cara membuat kopi, donat, atau cara membuat siomay, dan sebagainya.

BACA JUGA : Pegawai KPK Jadi ASN ! Berarti PNS Ya? Belum Tentu, Ini Perbedaannya

Anggaran Kartu Prakerja

Pemerintah menganggarkan program Kartu Prakerja sebanyak Rp 20 triliun.

Peserta akan menerima manfaat total Rp3.550.000. Rinciannya, insentif biaya bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta, uang ini tidak bisa dicairkan (hanya untuk biaya pelatihan).

Lalu insentif penuntasan pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan.

Tapi uang akan dicairkan apabila peserta sudah menyelesaikan pelatihan. Serta untuk insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000.

BACA JUGA : Deretan Presiden Indonesia yang Lahir di Bulan Juni

Dana itu akan diterima peserta Kartu Prakerja secara bertahap dari sebelum hingga pelatihan kerja selesai dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.