Banteng Muda Indonesia Jabar Rayakan HUT Ke-22, Isi dengan Konsolidasi

Banteng Muda Indonesia
Pengurus Sayap PDIP Banteng Muda Indonesia se-Jawa Barat/SAKATA

Politika, SAKATA.ID: Organisasi Sayap PDI Perjuangan, Banteng Muda Indonesia atau BMI Provinsi Jawa Barat merayakan hari ulang tahunnya yang ke-22 di Kabupaten Cirebon, Selasa (29/3/2022).

Hadir langsung Ketua DPP BMI Mochamad Herviano Widyatama secara virtual.

Bacaan Lainnya

Ia memberi pesan kepada Kader BMI Jaea Barat agar senantiasa terus bergerak membela kepentingan masyarakat lemah dan memerangi kemiskinan.

Menurutnya, Pancasila harus diperjuangkan secara konkret oleh BMI dengan cara menegakkan keadilan sosial dalam kehidupan nyata sehari-hari.

“Sebagai pemuda, kader Banteng Muda Indonesia harus terus bergerak. Tegakkan keadilan, perangi kemiskinan. Bantu masyarakat-masyarakat yang tidak mampu,” ujar anak Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan ini.

Sementara itu, Ketua BMI Jawa Barat Dr. Hj. Ineu Purwadewi menegaskan bahwa arah kegiatan organisasi ini lebih menitikberatkan di sektor kegiatan sosial dan membesarkan PDI Perjuangan.

Selain harus melakukan kaderisasi, para pengurus BMI seluruh Jawa Barat juga harus melakukan kegiatan politik dan sosial yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.

“Melaksanakan bakti sosial, membantu warga tidak mampu, harus terjun langsung kepada kepentingan masyarakat,” ujar dia.

Dia meyakini, dengan kerja-kerja sosial seperti itu akan membawa dampak baik pada PDI Perjuangan.

“Kerja yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat akan berdampak baik pada Partai,” tegas dia.

Selain itu, ia juga berpesan kepada seluruh pengurus kabupaten/kota se-Jawa Barat agar terus melakukan kaderisasi di tubuh Banteng Muda Indonesia ini.

Ia menegaskan bahwa embrio yang siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan saya PDI Perjuangan ini harus dipersiapkan dengan baik.

“Mempersiapkan calon-calon atau embrio atau yang siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan sebuah organisasi ini,” tegas Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat itu.

Ia melanjutkan peran kaderisasi dalam organisasi sebagai pewarisan nilai-nilai organisasi yang baik, penjamin keberlangsungan organisasi, dan sebagai sarana belajar bagi anggota.

“Regenerasi harus berjalan. Nanti pengurus harus diisi oleh pemuda Milenial dan GenZ. Dan diutamakan pula, pengurus BMI ini bukan orang yang masuk dalam struktur partai,” ungkap Ineu.

Ia mengatakan, Banteng Muda Indonesia merupakan salah satu organisasi sayap partai yang menjadi cikal bakal sayap-sayap partai lain di PDI Perjuangan. Organisasi ini berdiri pada 29 Maret 2000.

BMI berperan aktif dalam mengawal program serta ideologi partai. Terutama membumikan Pancasila.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.