Hutang Gibran Putra Jokowi Rp895 Juta, Jadi Calon Wali Kota

hutang gibran rakabuming raka
Gibran Rakabuming Raka, putera Presiden RI Jokowi

POLITIKA, Solo :- Gibran Rakabuming Raka putra jadi calon wali Kota Solo didampingi Teguh Prakoso pada Pilkada Serentak 2020. Salah satu berkas persyaratan pencalonan adalah Laporah Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN). Dalam LHKPN itu tercatat hutang Gibran Putra Jokowi mencapai Rp895 juta.

Hutang Gibran diketahui setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis LHKPN Gibran Rakabuming Raka putera Presiden RI Joko Widodo yang saat ini menjadi calon Wali Kota Solo. Pada kontestasi Pilkada Serentak ini Pasangan Gibran – Teguh Prakoso diusung oleh koalisi besar delapan partai politik.

Bacaan Lainnya

Selain hutang Gibran, dalam catatan rilis KPK kekayaan Gibran tercatat Rp21 milyar lebih (Rp21.152.819.130). Harta Gibran ini diantaranya dalam bentuk tanah senilai Rp13,4 milyar. Senilai Rp682 juta dalam bentuk delapan kendaraan bermotor, diantaranya motor Royal Enfield, Honda Scoopy, CB-125, mobil Izuju Panther, Daihatsu Grand Max, Mitsubitshi Pajero Sport dan Toyota Avanza.

Kekayaan Gibran dalam bentuk harta bergerak senilai Rp260 juta, harta lain Rp5,55 milyar, dab jas setara Rp2,1 milyar. Hutang Gibran tercatat Rp895.586.004.

Putera Jokowi ini ternyata tidak lebih kaya dari menantu Jokowi, Bobby yang juga mengikuti perhelatan Pilkada di Kota Medan berpasangan dengan Aulia Rachaman. Total kekyaan Bobby mencapai Rp54,861 milyar (Rp54.861.280.543).

Harta Bobby dalam bentuk tanah dengan jumlah delapan bidang senilai Rp34,175 milyar. Enam unit kendaraan yang Bobby miliki senilai Rp1,26 milyar. Memilik kas senilair Rp8,926 milyar, dan surat berharag senilai Rp10,5 milyar.

Amak dam menantu Presiden RI Jokowi ini menjadi sorotan publik ketika keduanya sama-sama terjun menjadi kandidat di Pilkada Serentak 2020. Rilis KPK tentang LHKPN Gibran dan Bobby pun menjadi trending topic.

Lawan Gibran Tukang Jahit di Solo

Gibran melawan Bagyo Wahyono yang maju melalui jalur perseorangan atau non partai. Dalam LHKPN Bagyo yang bekerja sebagai penjahit ini memilik kas sebagai modal nyalon di Pilkada sebesar Rp7,5 juta. Dalam dokumen LHKPN dia tidak memiliki hutang.

Namun total kekayaan mulai dari tanah kendaraan, dan harta lainnya, total kekayaan Bagyo mencapai Rp1,98 milyar. Sangat jauh jika dibandingkan dengan Gibran Rakabuming Raka.

Sang penantang Gibran di Pilkada Solo ini berjanji jika berhasil mengalahkan Gibran akan membangun Fly Over di tiap-tiap perempatan di Kota Solo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.