Konsen Pileg, Partai Demokrat Ciamis Belum Berpikir Calon Bupati 2024

  • Whatsapp
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ciamis, Sofwan Ismail. Foto: Istimewa

Politika, Ciamis: Partai Demokrat Kabupaten Ciamis saat ini terus berkonsentrasi dan bekerja dalam upaya menambah kursi di Pemilu Legislatif 2024 mendatang dan belum berpikir mengenai Calon Bupati di Pilkada mendatang.

“Saat ini merupakan waktunya untuk bekerja untuk meraih kepercayaan masyarakat,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Ciamis, Sofwan Ismail, Senin (7/6/2021).

Bacaan Lainnya

Dan mengenai Pilkada Kabupaten Ciamis 28 November 2024, kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ciamis ini, belum berpikir jauh mengenai pencalonan Kepala Daerah.

Sofwan menargetkan Partai Demokrat bisa meraih 9 kursi di Pileg 2024 untuk DPRD Kabupaten Ciamis mendatang.

“Hari ini waktunya bekerja, dan belum berpikir tentang calon bupati karena masih sangat jauh, kami saat ini sedang konsentrasi bagaimana target 9 kursi di Pileg 2024,” jelasnya.

Saat ini, Partai Demokrat memiliki 6 kursi di DPRD Kabupaten Ciamis serta memiliki Pimpinan Dewan.

Fokus Pileg Tahun 2024

Dan ketika dikonfirmasi mengenai pertemuan antara Ketum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil di Bandung. Sofwan menegaskan bahwa pihaknya sedang fokus terhadap Pileg tahun 2024.

“Kalau berbicara paket pasangan Capres 2024 saya kira terlalu dini, karena kita sedang fokus untuk Pileg 2024 yang tentu hasilnya menjadi syarat pencalonan Presiden. Karena pasangan capres tergantung Parpol. Siapa mendapatkan dukungan dan dari partai mana,” jelasnya.

Dan bilamana suara Partai Demokrat di Pileg 2024 besar, lanjut dia, berarti nanti tinggal menentukan dengan siapa nantinya berkoalisi.

“Ya berarti tinggal kita (Demokrat) akan dengan siapa gitu, jadi suara di Pileg harus besar karena itu syaratnya maju di Pilpres,” ujarnya.

Hal senada dikatakan, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya, Ferry Wiliam bahwa pertemuan Ridwan Kamil dan AHY jangan dulu dikaitkan dengan Pilpres karena hal itu masih jauh.

“Masih jauh berbicara Pilpres, tapi dalam politik semuanya bisa terjadi,” ucapnya singkat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *