Sinopsis Film De Oost, Kisah Westerling Si Pembantai

  • Whatsapp

Hiburan, SAKATA.ID: Sinopsis film De Oost bercerita mengenai kisah penjajahan Belanda atas Indonesia yang mengambil plot tahun 1946.

Film ini disutradarai oleh Jim Taihuttu, ia merupakan sineas muda Belanda yang memiliki darah Maluku.

Bacaan Lainnya

Acungan jempol wajib kita berikan untuk sang sutradara, lantaran berhasil membuat sebuah film sejarah tentang kekejaman Raymond Westerling.

Bagiam tim produksi adalah Sander Verdonk dan Julius Ponten. Sementara naskah film De Oost dibuat oleh Mustafa Duygulu dan Jim Taihuttu.

Film ini memperlihatkan para aktor dan aktris yang berperan sangat luar biasa. Pemeran film ini adalah Martijn Lakemeier dan Marwan Kenzari.

Pembuatan film ini bekerjasama dengan beberapaa perusahaan produksi yaitu New Amsterdam Films, Salto Films, dan Wrong Men North.

Film ini tayang untuk pertama kalinya pada tanggal 25 September 2020 dengan distributor Splendid Film. Jika ingin menonton film ini jangan libatkan anak-anak karena ada unsur kekerasan dan 4646 (adegan seks).

Sinopsis Film De Oost 

Film De Oost membawa sudut pandang dari seorang prajurit Belanda Bernama Johan. Dia prajurit yang juga anak buah dari Raymond Westerling. 

Johan sangat kagum dengan gaya memimpin Westerling. Karena komandannya ini memiliki sikap yang karismatik. Tangguh dan bijaksana kala memimpin seluruh prajurit Belanda menuju Indonesia.

Semua visi dan misinya cukup menarik. Bukan hanya Johan yang kagum melainkan beberapa prajurit lainnya juga sama. Tak heran westerling mampu membawa kekompakkan prajurit Belanda dalam membangun kerjasama tim.

Keadaan yang Memanas

Sinopsis film De Oost menjelaskan bahwa keadaan yang semakin memanas antara prajurit Belanda. Hal ini tak lepas karena sifat Westerling yang terlihat dengan jelas. Kedatangannya ke Indonesia menjadi semena-mena dan berbeda dengan misi awal.

Westerling mulai menunjukkan kekejamannya bersama para tentara Belanda yang ada di Indonesia. Bahkan Johan sendiri sulit membedakan mana yang baik dan buruk. 

Jadi awalnya misi mereka datang ke Indonesia untuk tujuan yang lebih mulia. Namun Westerling memperlakukan rakyat Indonesia semena-mena dan seolah tak dianggap manusia..

Westerling

Sinopsis film De Oost memperlihatkan dimana Westerling menganggap rakyat Indonesia melakukan pemberontakkan. Sehingga Belanda terus bersikap keras dengan Indonesia dan tak segan untuk membunuh.

Raymond Westerling adalah komandan pasukan Belanda dan memiliki julukan “Si Turki” karena sudah lahir di negara khalifah terakhir tersebut..

Rakyat Indonesia mengenal Raymond karena sering melakukan aksi pembantaian. Ribuan rakyat Celebes atau Sulawesi mati karena ulah dari Raymond Westerling.

Hal tersebut mereka lakukan sejak tahun 1946 hingga 1947. Peristiwa tersebut menjadi hal yang tak terlupakan. Bahkan banyak dari mereka yang mengalami penumpahan darah.

Usaha Rakyat Indonesia yang Tak Terbayarkan

Sinopsis film De Oost menjelaskan masyarakat Indonesia sudah banyak yang berusaha memberontak. Namun pemberontakan tersebut berujung pada hal yang menyakitkan.

Semua usaha mereka sia-sia karena tidak ada yang bisa diharapkan. Semakin memberontak, maka kecaman dari pihak Belanda dan Westerling kian memuncak.

Pertumpahan darah rakyat Indonesia semakin tinggi. Dalam hal ini, banyak yang kehilangan sanak saudaranya. Rumah, harta, dan benda satu per satu mulai hilang.

Sinopsis film De Oost memperlihatkan bahwa Johan mendapatkan banyak perintah dari Westerling. Dalam hal ini, ia harus membunuh semua rakyat Indonesia. Secara tidak sadar ia melakukan perintah tersebut. Semua karena kesetiaannya pada sang komandan.

Waktu terus berjalan yang akhirnya membuat Johan sadar bahwa pimpinannya semakin membabi buta. Banyak hal yang tidak sesuai dengan visi dan misi sebelumnya.

Pembantaian Keji

Sinopsis film De Oost menjelaskan bahwa Westerling tidak peduli dengan semua ucapan anak buahnya. Pasalnya, ia sudah terlalu gila dengan harta dan benda masyarakat Indonesia.

Aksi ini termasuk untuk ajang balas dendam dengan perlawanan yang pernah diberikan oleh Indonesia. Satu per satu pembantaian mereka lakukan tanpa memandang bulu.

Tentara Belanda menghabisi nyawa orang Indonesia yang tidak berdosa atas dasar terorisme. Anak-anak, dewasa, lansia, dan lain sebagainya dibunuh oleh Westerling. Perilaku tidak mengenakkan ini selalu menghantui kehidupan rakyat Indonesia.

Tidak ada yang bisa menentang perbuatan Westerling dan anak buahnya. Baik yang patuh atau patuh, semua akan bernasib sama yaitu kematian.

Bagaimana kelanjutan dari sinopsis film De Oost ini? Anda bisa saksikan kengeriannya di platform Netflix.

RS-03

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *