Paket Organ Manusia untuk Desainer asal Indonesia, Benarkah Sengaja Dipesan?

Ragam, SAKATA.ID: Sebuah paket organ manusia bikin heboh. Rencananya bakal dikirim ke Singapura yang ditujukan bagi desainer asal Indonesia.

Paket tersebut ditemukan di salah satu kampus di negara Brasil.

Bacaan Lainnya

Polri langsung turun tangan, mereka melalui Interpol melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian Brasil untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

Benarkah paket tersebut sengaja dipesan oleh seorang desainer asal Indonesia?

Dilansir dari detik bahwa, Gov.br telah memberikan keterangan. Pihak kepolisian sedang mengusut fakta terkait dugaan praktik perdagangan organ tubuh manusia.

Polisi di Brasil pun telah menggeledah dua tempat yang diduga sebagai pengirim.

Pertama, tempat yang menjadinkediaman seseorang yang disebut ‘pegawai negeri’ dan Laboratorium Anatomi Universitas Negeri.

Tersangka mengirim organ manusia yang sudah diplastinasi (prosedur modern untuk mengawetkan sesuatu) ke Singapura.

Paket yang hendak dikirmkan ini berisi tangan manusia dan tiga organ lainnya. Penerimanya merupakan seorang desainer ternama.

Apabila tersangka terbukti bersalah, tersangka maka ia dapat dihukum 8 tahun penjara. Namun, sampai sat ini belum diketahui siapa desainer asal Indonesia itu.

Hanya saja ia berasal dari Indonesia. Desainer ini pun terkenal sebagai penjual aksesori dan pakaian dari bahan asal manusia.

Mengemuka bahwa pemesan adalah desainer ternama dan cukup kontroversial. Diduga, memesan organ manusia itu adalah Arnold Putra.

Dia sering membuat hal-hal yang kontroversial. Salah satunya adalah membuat tas yang terbuat dari tulang belakang anak kecil.

Seeprti pada tahun 2016 lalu, saat tas buatan Arnold memicu kemarahan publik.

Pasalnya, Arnoldmembuat tas dari tulang belakang manusia dan lidah buaya.

Tas tersebut dijual dengan harga fantastis, $5000 atau sekitar Rp 71,7 juta. Ia mengklaim produknya itu sebagai “one-off piece by designer”. Lantaran hanya ada satu barang di dunia.

Melalui akun Instagram pribadinya, Arnold menjelaskan bahwa tas tangan tersebut terbuat dari tulang belakang seorang anak yang mengalami penyakit osteoporosis.

Sebuah lporan New York Post, yang dikutip CNN menerangkan bahwa Arnold mendapatkan tulang belakang manusia dari sumber medis terpercaya di Kanada.

Kontroversi Desainer Asal Indonesia, Arnold. Membuat Tas dari Tulang Belakang Manusia. Ia juga Diduga Memesan Paket Organ Manusia

Ia juga mengklaim, tulang belakang manusia didapatkan dari sumber yang benar dan memang menerima spesimen manusia yang disumbangkan untuk sains.

Kontroversi Arnold juga terkait dengan tukar menukar barang-barang mewah palsu dengan barang-barang yang dianggap berharga bagi suku-suku konservatif.

Sempat viral, sebuah akun Twitter SuperiorGab mengungkapkan, Arnold kerap memberikan barang-barang branded palsu kepada orang-orang suku pedalaman. Yakni demi mendapatkan tulang manusia dan barang berharga lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.