Patriotisme Dijegal Oknum Koruptor, Apa yang Terjadi

  • Whatsapp
kisah patirotisme dalam pentas teater koma
Lakon Sie Jien Kwie, dalam Pementasan Teater Koma.

SAKATA.ID : Sebuah kisah patriotisme dan keikhlasan bela negara, yang seringkali dijegal oleh oknum-oknum koruptor, muncul di dalam Lakon “Sie Jin Kwie”.

Di abad 7 negeri China, Kasar Taizong dari Dinasti tang bermimpi bertemu dengan seorang pemuda bernama Sie Jin Kwie, pemudi itu menolongnya dari ancaman maut.

Bacaan Lainnya

Dia merasa mimpi itu sebuah pertanda. Lisibin pun penasaran dia ingin bertemu dengan orang yang dia jumpai di mimpi. Dia rela melakukan apapun asal bertemu dengan sosok di dalam mimpinya.

Raja Kolekok, yang tahtanya dikudeta oleh Jendral Kaesobun, menyatakan perang melawan Kekaisaran Tang.

Sie Jin Kwie dengan semangat patriotisme mendaftar masuk tentara, dengan niatan membela negara tanpa peduli imbalan harta atau kedudukan. Namun, karena hasutan Thiosukwie, seorang panglima tentara yang senang merebut jasa orang, Sie Jin Kwie mengira Kaisar menghendaki kematiannya.

Pemuda itu bersembunyi dan bekerja di dapur sambil memimpin Pasukan Dapur Tang atau PedeTang. Di luar dugaan, PedeTang justru menjadi pengumpul jasa terbanyak dalam perang Kolekok.

Tapi Thiosukwie terus menyembunyikan keberadaan Sie Jin Kwie dan menyusun rencana untuk membunuhnya. Nasib apa yang akan menimpa Sie Jin Kwie di akhir lakon? Apakah Lisibin bisa bertemu dengannya?

Lakon ini akan dipertunjukan oleh Teater Koma Jakarta dan bisa dilihat di tayangan YouTube IndonesiaKaya hari ini 4 Juli sampai 5 Juli 2020. Lakon ini merupakan rekaman pementasan yang pernah digelar pada 5-21 Februari 2010 di Graha Bhakti Budaya, Jakarta. Lakon diselenggarakan dalam rangka menyambut ulang tahun Teater Koma, yang ke 33.

Lakon yang ditulis oleh Tiokengjian dan Lokoanchung dan disutradarai oleh N. Riantiarno ini, juga didukung oleh Ohan Adiputra selaku asisten sutradara, Syaeful Anwar selaku penasihat sutradara, Subarkah Hadisarjana selaku konsultana artistik, Onny selaku skenografi, dan Iskandar Loedin selaku penata cahaya.

Sedangkan untuk penata musik dipegang oleh Idrus Madani, Totom Kodrat selaku penata suara dan akustik, Elly Luthan selaku penata gerak, Rima Ananda selaku penata busana, Sena Sukarya selaku penata rias dan rambut, Rima Ananda selaku penata busana.

Selain itu, ada juga Dika selaku penata grafis, Tinton Prianggoro selaku pengarah teknik, Sari Madjid selaku manajer panggung dan juga Ratna Riantiarno selaku pimpinan produksi.

Pementasan “Sie Jin Kwie” ini juga dimeriahkan oleh para pemeran seperti Budi Ros, Prijo S. Winardi, Rangga Riantiarno, Syaeful Anwar, Dudung Hadi, Rita Matu Mona, Ratna Riantiarno, Alex Fatahillah, Dorias Pribadi, Sriatun Arifin, Supartono JW, Budi Suryadi, Ratna Ully, Asmin Timbil, Raheli Dharmawan, Tuti Hartato, Paulus Simangunsong, Desi Mulasari, Bayu Dharmawan, Adri Prasetyo, Andhini Puteri, Kiki, Tety, Ara, Ivon, Yogi, dan lainnya.(S-02)*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *