39 Santri Klaster Ponpes di Kota Tasik Dinyatakan Sembuh

  • Whatsapp
Sejumlah keluarga santri saat menjemput anggota keluarganya di Hotel Crown Kota Tasikmalaya. Foto: Fauzi

REGIONAL, TASIKMALAYA: Sebanyak 39 santri pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, Jawa Barat yang telah terkonfirmasi positif covid-19, dinyatakan sembuh.  

Sementara itu, 12 santri dan santriwati lainnya masih menjalani isolasi di Hotel Dewi Sartika dan Rumah Sakit Purbaratu. Sedangkan di Hotel Crown sudah tak ada santri yang di isolasi. 

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, dari klaster ponpes di Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, terdapat 389 santri  yang telah terkonfirmasi positif covid-19. 

Kasus covid-19 tersebut diketahui secara bertahap berdasarkan hasil tes swab PCR beberapa waktu lalu. 

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, Asep Hendra Hendriana mengatakan, saat ini kasus covid-19 klaster pesantren di kota Tasikmalaya mulai berkurang.

Sebagian dari para santri sudah dipulangkan. Untuk selanjutnya akan dilakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, karena hasil swebnya negatif. 

“Alhamdulillah, seluruh santri dan pengajar yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi di Hotel Crown sudah sembuh dan dipulangkan,” kata Asep, Kamis (25/2/2021).

Ratusan Santri Telah Dipulangkan

Sehingga, sambung Asep, sudah tidak ada lagi santri yang menjalani isolasi. Selain di Hotel Crown, ratusan santri yang menjalani isolasi di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya dan pesantren Persis 67 Benda juga sudah sembuh dan dipulangkan. 

“Hari ini pokoknya tinggal 12 orang yang masih isolasi. Sebanyak 8 orang di RS Dewi Sartika dan 4 orang di RS Purbaratu,” terangnya.

Pada Selasa (23/02) lalu, pihaknya telah memulangkan 125 santri yang sudah selesai menjalani isolasi selama 14 hari di Hotel Crown dan RS Dewi Sartika.

“Mudah-mudahan santri yang tersisa dan masih isolasi di RS Dewi Sartika dan Purbaratu bisa segera sembuh dan pulang, sehingga kasus klaster pesantren ini selesai,” ujarnya.

Sebelumnya, pandemi Covid-19 di Kota Tasikmalaya yang sempat melonjak dari klaster pondok pesantren (ponpes) di Cipedes kini mulai melandai seiring mulai banyaknya pasien yang sembuh. 

Informasi yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya hingga Kamis (25/02/21) pagi tadi, tersisa hanya 51 pasien dari pontren yang masih diisolasi di beberapa rumah sakit pemerintah tersentralistik.

Sebanyak 51 santri dan santriwati itu masih menjalani isolasi tersentralistik di Hotel Crown, Rumah Sakit (RS) Dewi Sartika, dan pesantren.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *