Banpres UKM di Ciamis Tidak Ditarget Kuota

  • Whatsapp
Pelaku UKM mengajukan Banpres UKM di Ciamis.
Para pelaku UKM mengajukan Banpres di Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Ciamis.

REGIONAL, CIAMIS :- Banpres UKM di Ciamis tidak ditarget kuota. Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUKMK dan Perdagangan) Kabupaten Ciamis, David Firda.

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya masih menerima pendaftaran pengajuan Bantua Presiden (Banpres) bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui Kementrian Koperasi dan UKM.

Bacaan Lainnya

Sejak dibukannya pengajuan pendaftaran, 11 Agustus 2020 sampai per tanggal 26 Agustus 2020, sebanyak 21 ribu pelaku UKM di Kabupaten Ciamis telah mengajukan Banpres UKM tahun 2020.

“Meskipun sudah banyak yang telah mendaftar. Namun, kami tetap membuka layanan pendaftaran pengajuan banpres bagi pelaku ukm. Karena, dari pusat juga tidak dibatasi sebelum kuota dari pusat terpenuhi,” kata David, Kamis (27/8/2020).

Berdasarkan informasi dari Kementrian, kata David kouta untuk bantuan bagi pelaku usaha mikro itu sebanyak 12 juta UKM se-Indonesia, dengan dana yang diterima sekitar Rp2,4 juta UKM.

Kementrian tidak menargetkan setiap kabupaten/kota di Indonesia agar membatasi pelaku UKM yang ingin mengajukan Banpres UKM.

“Ini kan tidak (ada target kuota). Namun demikian, itu hal baik karena dapat membuka peluang bagi pelaku UKM sebanyak mungkin di Kabupaten Ciamis,” kata David.

David mengungkapkan, selama kouta dari Kementrian belum terpenuhi. Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Ciamis, akan tetap membuka pelayanan pendaftaran pengajuan banpres bagi pelaku UKM di Kabupaten Ciamis.

“Kalau batasan itu ada, yaitu tanggal 2 September. Namun, kalau kuota dari pusat belum terpenuhi mungkin kita masih buka pelayanan pengajuan, tapi kalau sudah terpenuhi kami akan menutupnya,” ungkapnya.

Pengaju Banpres UKM Tiap Hari datang ke Dinas KUKM

Setiap harinya, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Ciamis mengirimkan laporan data pelaku UKM yang telah mengajukan Banpres kepada kementrian secara online untuk segera di verifikasi oleh kementrian.

Sampai saat ini, kata David, pihaknya belum mengetahui berapa banyak pelaku UKM yang sudah mendapatkan bantuan tersebut. Karena, banpres ini pencairannya langsung masuk ke nomor rekening pelaku UKM, tidak melalui dinas. Sehingga dina belum mengetahui berapa jumlah penerima Banpres UKM di Ciamis.

Dari 21 ribu pelaku UKM yang mendaftar, David mengharapkan, semuanya bisa mendapatkan bantuan tersebut.

“Berapa pun yang dapat kita tetap bersyukur, dan bagi pelaku UKM yang tidak dapat mohon bisa di maklumi, karena ini bukan keputusan dinas tapi langsung dari pusat,” kata dia.(Fery)*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *