Lansia Tewas di Kontrakan Gegerkan Warga Leuwimalang

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
Sejumlah petugas mengevakuasi jenazah lansia dari kamar kontrakan di Kampung Leuwimalang, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Selasa (22/6/2021). Foto: Fauzi

Regional, Tasikmalaya: Warga Kampung Leuwimalang, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan lanjut usia di sebuah kamar kontrakan, Selasa (22/6/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, sang nenek diketahui berinisial A (68) itu tak kunjung keluar dari kamar kontrakan sejak Sabtu (19/6/2021) beberapa hari lalu.

Bacaan Lainnya

Alhasil, warga mulai curiga setelah mencium bau menyengat berasal dari dalam rumah kontrakan sang nenek pada pukul 11.00 siang tadi.

Dikarenakan pintu kamar terkunci dari dalam, akhirnya sejumlah warga didampingi Ketua RT dan aparat kepolisian mendobrak kamar kontrakan itu.

Dugaan warga benar, setelah pintu kamar terbuka ditemukan jasad sang nenek sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Jenazah Sudah Mengeluarkan Aroma Bau Tidak Sedap

Kapolsek Indihiang, Polres Tasikmalaya Kota, Kompol Didik Rohim Hadi mengatakan, polisi mendapat laporan adanya jenazah perempuan yang sudah mengeluarkan aroma bau tidak sedap itu dari warga sekitar. 

“Tadi siang, kami mendapatkan informasi dari warga sekitar, bahwa ada jenazah perempuan lanjut usia meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya,” kata Kapolsek.

Menurutnya, berdasarkan informasi tersebut, pihaknya bersama Unit Identifikasi Polres Tasikmalaya Kota langsung menuju lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Setelah melakukan pengecekan, ternyata informasi itu benar. Bahwa seorang perempuan lanjut usia ditemukan telah meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya,” terang dia.

Didik menjelaskan, saat ditemukan kondisi mayat tersebut dalam kondisi terlentang berada di dalam kamar kontrakan. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, di tubuh korban tidak ditemukan adanya unsur-unsur kekerasan.

“Diduga korban meninggal karena faktor usia dan ada penyakit. Tapi untuk menentukan itu harus melalui proses medis terlebih dahulu,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Didik, jenazah sang nenek telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soekardjo. 

Menurut keterangan sejumlah warga, sambung ia, korban tinggal di kamar kontrakan tersebut seorang diri yang sudah ditempatinya sekitar dua bulan terakhir ini.

“Kondisi jasadnya sudah sedikit membusuk, karena diduga korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari yang lalu. Mengevakuasi korban dari dalam kamar dengan cara mendobrak pintu yang dibantu warga sekitar,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *