Benarkah Singkong dapat Mengobati Kanker ?

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
Singkong
Umbi ketela pohon/net

SAKATA.ID : Singkong atau Ketela Pohon merupakan salah satu sumber karbohidrat. Biasanya, umbi dari pohon ini diolah dengan cara digoreng atau direbus.

Serta, daunnya pun sering dijadikan sayuran. Olahan singkong juga dapat dijadikan tepung atau pati. Yang nantinya dapat menjadi bahan berbagai makanan.

Bacaan Lainnya

Kandungan Glukosa dan Sianida

Bahkan tidak jarang dimakan mentah karena kandungan pati dan glukosa membuat singkong menjadi manis.

Tetapi apabila teroksidasi ketela pohon ini akan mengandung asam sianida. Dan itu bisa menjadi racun bagi tubuh.

Sebagian masyarakat Indonesia meyakini bahwa singkong mempunyai manfaat sebagai obat untuk kanker. Seperti kanker prostat atau kandung kemih.

BACA JUGA :  Keuntungan Budidaya Ikan Mujair Selamatkan Nasib Pengusaha Kontruksi Ini

Dilansir berbagai sumber, para ilmuan menerangkan bahwa belum ada bukti ilmiah yang menyatakan kalau singkong bisa menjadi obat kanker.

Menurut Profesor Bidang Farmakologi Universitas Gajah Mada (UGM), Prof. Zullies, sejak tahun 70-an singkong dipromosikan sebagai makanan yang dapat mengobati kanker.

Hanya saja hal itu tidak pernah didukung oleh fakta ilmiah.

Mengandung Vitamin B7

Ada beberapa artikel menjelaskan bahwa kalau ketela pohon dapat menyembukan kanker karena mengandung vitamin B17 atau amygdalin.

Zullies menegaskan bahwa banyak peneliti yang menyingkap vitamin B17 dalam singkong.

Namun tetap saja tidak ada yang menyatakan ketela pohon memberikan manfaat untuk penyembuhan kanker.

Penelitian para Ilmuan

Pernah ada beberapa ilmuan melakukan animal study menggunakan amygdalin dari ketela pohon. Penelitian pertama memang memberikan bukti memperlambat kanker.

Tetapi setelah diulang, hasilnya tidak sama seperti yang pertama. Sehingga itu menjadi bukti kalau amygdalin belum ampuh mengobati kanker.

Kemudian ada penelitian yang dilakukan National Cancer Institue. Penelitian pertama dilakukan pada tahun 70-an.

Penelitian dilakukan kepada tujuh orang penderita kanker. Tetap saja tidak ada hasil yang menerangkan vitamin B17 sebagai obat kanker.

Malahan, dari penelitian tersebut satu orang mengalami keracunan akibat sianida di dalam ketela pohon ini.

BACA JUGA : Bios 44 Senjata Tentara Ciamis Bikin Padi Cepat Panen

Penelitian kedua dilakukan pada tahun 1982. Dari 175 pasien kanker yang dilibatkan.

Hanya satu yang merespon kandungan Vitamin B17 dapat mengecilkan kanker.

Berdasarkan penelitian-penelitian itu, tidak dapat dinyatakan bahwa singkong dapat mengobati kanker. (S-03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *