Pilkada Kota Tasikmalaya, PDIP Buka Pintu Bagi Non Kader

POLITIKA, Tasikmalaya : Menjelang Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Kota Tasikmalaya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membuka ruang bagi siapa saja yang akan maju jadi bakal calon wali kota.

Pelaksanaan Pilkada Kota Tasikmalaya belum ada kepastian. Lantaran RUU tentang pemilu belum diketok DPR RI. Namun periode Wali Kota saat ini selesai tahun 2022. 

Bacaan Lainnya

Sekretaris DPC PDIP Kota Tasikmalaya, Dodo Rosada mengungkapkan, partainya sangat terbuka bagi siapa saja yang akan maju memakai Parpol besutan Megawati Sukarnoputri ini.

Menurut Dodo, sebagai Partai Pemerintah tentu maju di Pilkada adalah sebuah keniscayaan.

Mengenai posisi bakal calon Wali Kota maupun bakal calon Wakil Wali Kota, pihaknya akan melihat perkembangan dinamika politik terlebih dahulu.

“Langkah PDI Perjuangan sekarang ini sedang dan terus melakukan konsolidasi organisasi mulai pembenahan sampai pembentukan pengurus di berbagai tingkatan baik PAC, Ranting, dan anak Ranting,” ujar Dodo, Rabu (13/10/2020).

Sehingga kedepan, lanjut Dodo, para pengurus di berbagai tingkatan jadi petugas partai yang memiliki ideologi dan memiliki rasa tanggung jawab untuk bekerja demi kepentingan partai.

Kader Jadi Prioritas

Ketika ditanya apakah ada dari internal yang akan maju di Pilkada Kota Tasikmalaya nanti. Dodo menegaskan bahwa kader PDIP menjadi prioritas.

Tetapi tetap harus menempuh mekanisme sesuai aturan Partai.

Dodo menegaskan, kader partai  menjadi prioritas. Tapi tetap pihaknya akan menjalankan mekanisme sesuai aturan partai.

Mulai dari tahap membuka pengumuman dan menerima pendaftaran bagi siapapun, begitu kata Dodo.

Disinggung apakah dirinya memiliki niatan untuk maju di Pilkada. Dodo menjawab bahwa dalam kapasitas sebagai Sekretaris DPC PDIP tentu hanya mengatur jalannya roda organisasi serta melaksanakan mekanisme partai secara benar dan transparan.

Dia pun tidak menampik kalau Ketua DPC PDIP Kota Tasikmalaya, Muslim bagian dari struktur yang akan maju di Pilkada Kota Tasikmalaya 2022 mendatang.

Kaitannya dengan Pilkada, tegasnya, kalau ketua dan sekretarisnya maju,  akan berpengaruh besar terhadap jalannya roda organisasi. 

“Ya salah satunya saja. Seperti itulah barangkali sebab Pak Muslim sebagai ketua partai tetapi pintu kami terbuka bagi siapa pun,” ujarnya.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya, Muslim yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya belum memberikan pernyataan ketika dikonfirmasi mengenai kesiapan dirinya maju di Pilkada Kota Tasikmalaya.

Sebagai pemenang ketiga di Pemilihan Legislatif 2019, dengan memiliki lima kursi di DPRD, tentunya PDIP harus melakukan koalisi untuk bisa mengusung pasangan kandidat Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Tasikmalaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.