Hari Ini, Pengusaha Hotel Dan Restoran di Garut Kibarkan Bendera Putih PPKM Darurat

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
Bendera Putih dikibarkan di beberapa tempat Hotel dan Restoran di wilayah Kabupaten Garut, menandakan para pengusaha di Garut menyerah dengan adanya perpanjangan PPKM Darurat. Foto: Deni Rinjani

Regional, Garut: Adanya rencana pemerintah memperpanjang PPKM Darurat hingga akhir  bulan Juli mendatang, membuat para pengusaha di Kabupaten Garut yang tergabung dalam PHRI Garut meradang dan menyerah dengan keadaan.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Republik Indonesia (PHRI) Cabang Garut, Deden Rochim mengatakan, dengan adanya rencana Pemerintah memperpanjang PPKM Darurat hingga akhir Juli mendatang, membuat pihaknya menyerah dengan keadaan.

Bacaan Lainnya

Sebab, dengan adanya perpanjangan PPKM darurat ini, ia menilai, dipastikan perekonomian akan lumpuh, terutama mereka yang bergerak dalam bidang usaha wisata seperti Hotel dan Restoran.

“PPKM darurat selama 17 hari ini saja membuat kami tidak bernafas, sebab kami pengusaha yang bergerak di bidang wisata, kalau semua akses ditutup dipastikan kerugian kami akan sangat besar,” ujarnya.

Ditegaskan Deden, kalau ditambah atau diperpanjang lagi oleh Pemerintah PPKM Darurat ini, otomatis pihaknya menyerah dengan cara mengibarkan bendera putih.

“Bagaimana kami bisa hidup kalau PPKM darurat ini diperpanjang, bayangkan ratusan hotel dan restoran serta ribuan karyawan akan menganggur, lihat saja nanti, kalau begitu kami akan mengibarkan bendera putih, tanda kami menyerah dengan kondisi ini,” tegasnya.

Deden mengaku, akan mengibarkan bendera putih di setiap hotel dan restoran yang ada di Garut, tanda menyerah dengan keadaan saat ini.

“Silahkan, kalau Pemerintah mau nanggung resiko kami sebagai pengusaha, membayar pajak, gaji pegawai, listrik, dari mana kami mendapatkan itu semua kalau ditutup aksesnya,” ungkapnya.

Deden berharap, seharusnya pemerintah memberikan solusi yang baik antara pemerintah dan pengusaha, bagusnya seperti apa dengan kondisi saat ini.

“Saya mohon pemerintah melihat kondisi ini, mari kita duduk bersama, cari win-win solution, jangan dibiarkan kami menderita seperti ini,” pungkasnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun SAKATA.ID, mulai Senin (19/7/2021), hampir semua Hotel dan Restoran di Kabupaten Garut akan mengibarkan bendera putih dengan ‘Memey Menangis’, yang menandakan menyerahnya para pengusaha Hotel Dan Restoran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *