Pangandaran Punya Alat Tes Akurat untuk Deteksi Corona

TCM di Pangandaran

SAKATA.ID, PANGANDARAN : Selama ini tes swab dengan metode PCR (Polumerasi Chain Reaction) membutuhkan waktu lama apalagi dilakukan di Labkesda Provinsi Jawa Barat yang baru diketahui hasilnya selama beberapa hari.

Rentang waktu yang relatif lama untuk mengetahui hasil pemeriksaan atau deteksi virus corona menjandi kendala terhadap langkah-langkah pemulihan terhadap pasien dan pencegahan yang akan diambil oleh tim medis selanjutnya.

Bacaan Lainnya

Atas hal itulah, kemudian Pemerintah Kabupaten Pangandaran membeli alat Tes Cepat Molekular (TCM), untuk mendeteksi lebih cepat. TCM ini untuk melakukan test bagi yang diduga terpapar Covid-19.

TCM nantinya akan digunakan untuk pemeriksaan spesimen pasien suspect corona dengan waktu yang relatif cepat. “Hanya butuh dua jam untuk bisa diketahui hasilnya,” kata Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Sabtu (04/07/2020).

BACA JUGA : Positif Covid-19 Masih Bertambah Ribuan Orang

Jeje mengatakan dari sisi akurasi hasil tes, alat ini sama dengan PCR. Alat TCM ini sebagai salah satu upaya untuk mempercepat pengambilan keputusan dang langkah-langkah medis terhadap pasien yang sudah diketahui hasilnya. “Kemarin kan kita perlu waktu yang relatif lama. Kami belum bisa mengambil langkah sebelum hasil swab dari Provinsi keluar. Dengan TCM sekarang kita bisa lebih cepat,” kata Jeje.

Alat tersebut akan disimpan di Labkesda di Puskesmas Cikembulan. “Kapasitas pemeriksaan untuk TCM ini, bisa sampai 50 sample perhari,” ujar Jeje.

Berikut Perbedaan Antara Rapid Test, PCR dan TCM

Rapid Test : menggunakan sample darah untuk menguji apak seseorang terpapar virus atau tidak. Hasil rapid test bisa keluar hanya dalam waktu 15-20 menit dan bisa dilakukan dimana saja. Namun kelehamannya, bisa menghasilkan false negative yakni hasil tes nampak negative sebenarnya positif.

PCR (Polymerase Chain Reaction) : Metode PCR dilakukan dengan menyeka bagian hidung atau tenggorakan tujuannya memgambil lendir, atau cairan dari saluran pernapasan bawah. Hasil PCR ini relatif lebih lama, namun diyakini bisa lebih akurat dibandingkan dengan hasil Rapid Test, untuk mengetahui sesorang terpapar Covid-19 atau tidak.

TCM (Tes Cepat Molekuler) : Jenis tes ini biasa digunakan untuk penyaki Tuberkolosis. Metode TCM menggunakan pemeriksaan antigen dengan mnggunakan dahak. Tes ini mengidentifikasi RNA pada virus corona dengan mesin khusus yang bisa mendeteksi virus corona.(S-02)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.