Rumahnya Nyaris Ambruk, Nenek Warga Ciamis Ini Butuh Bantuan

  • Whatsapp
Nenek Warga Ciamis
Rumah Nenek Onah, Warga Desa Ciomas, Kabupaten Ciamis

Regional, CIAMIS: Seorang nenek warga Kabupaten Ciamis tinggal di rumah panggung yang kondisinya nyaris ambruk. 

Bahkan diperparah dengan guyuran hujan pada Selasa (28/9/2021) pagi.

Bacaan Lainnya

Hujan deras di sekitar Kecamatan Panjalu dan sekitarnya membuat nenek Onah khawatir kalau rumahnya ambruk dan tak dapat lagi ditinggali.

Rumah nenek Onah yang sudah rapuh hingga tak mampu lagi menahan terjangan air hujan.

Saat ini kondisi rumahnya semakin parah setelah diterjang hujan deras pada pagi tadi, atap rumahnya nyaris ambruk.

Nenek Onah merupakan warga di Dusun Cidahu, RT 18 RW 08, Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis Mumu Najamuddin mengungkapkan kondisi rumah tersebut.

Memang sudah lapuk, bahwa peristiwa rusaknya bagian atap rumah nenek Onah terjadi tadi pagi.

Kondisi material rumahnya, kata dia, sudah banyak yang lapuk. Sehingga, diguyur hujan dengan intensitas tinggi membuat atapnya rusak dan hampir ambruk.

“Kajadiannya setelah turun hujan dengan intensitas tinggi. Dan diperparah dengan kondisi material rumah sudah banyak yang lapuk,” kata Mumu.

Mumu mengungkapkan, saat ini pemilik rumah sedang kebingungan untuk merenovasi atap rumahnya yang ambruk.

Lantaran nenek Onah tidak mempunyai biaya untuk melakukan perbaikan. Padahal, kerusakan rumah yang ia tinggali itu lumayan besar.

Renovasi rumah itu pun harus segera dilakukan agar tidak membahayakan kepada nyawa nenek Onah.

“Untuk tingkat kerusakannya lumayan besar. Sehingga perlu renovasi secepatnya,” ujar Mumu.

Dia mengungkapkan, hasil dari perhitungan dirinya menaksir biaya yang diperlukan untuk merenovasi rumahnya sebesar Rp 25 juta.

“Sementara untuk melakukan renovasi, kami menaksir pemilik rumah harus menyiapkan anggaran sekitar Rp 25 juta,” ungkap Mumu.

Menurutnya, warga sekitar Ciomas, Panjalu, Kabupaten Ciamis, sudah bergotong royong membongkar bagian atau komponen yang dapat membahaykan nenek Onah.

“Warga gotong royong untuk dilakukan langkah-langkah penanganan lebih lanjut,” katanya.

Ia berharap keluarga korban, nenek Onah warga Panjalu, ini mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk merenovasi atap rumah yang rusak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *