Jelang Olimpiade, Dua Delegasi Uganda Terpapar Varian Delta

Foto: Istimewa

Olahraga, Sakata.id: Jelang berlangsungnya Olimpiade Tokyo 2020 pada 23 Juli sampai 8 Agustus mendatang, Presiden Komite Olimpiade Jepang, Yasuhiro Yamashita akan mengetatkan wilayah perbatasan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Pasalnya, aturan tersebut diberlakukan setelah menemukan kasus dua delegasi berasal dari Uganda yang terpapar virus varian delta.

Bacaan Lainnya

Kasus tersebut pertama kali muncul ketika pelatih delegasi berasal dari Uganda telah dinyatakan positif Covid-19 varian delta setibanya di bandara Jepang. 

Kemudian, kasus ini menjadi sangat mengkhawatirkan dikarenakan sisa delegasi dari negara itu melakukan aktifitas atau bepergian di wilayah Jepang.

Alhasil, ditemukannya kasus varian delta tersebut, pemerintah daerah setempat kerepotan karena harus menutup perbatasan dan berusaha mengidentifikasi para delegasi yang pernah ‘kontak dekat’ dengan sang pelatih. 

Menanggapi hal itu, Presiden Komite Olimpiade Jepang, Yamashita angkat bicara guna mengantisipasi kasus ini semakin meluas.

Yamashita menuturkan, dengan adanya kasus Covid-19 yang bisa saja ditemukan di tempat kedatangan delegasi sangatlah mungkin terjadi. 

Tetapi, ia mengaku akan memperketat aturan di perbatasan-perbatasan demi meminimalisir penyebaran kasus di berbagai daerah.

“Menanggapi hal itu, mengapa sangat penting kami memastikan untuk mengungkap kasus (Covid-19) di bandara dan menegakkan kontrol perbatasan yang ketat. Tidak mungkin tidak akan ada kasus yang tiba di Jepang, apa pun akan kami lakukan,” tutur Yamashita seperti dilansir dari Reuters.

Yamashita mengatakan, pemerintah akan memainkan peran lebih besar dalam proses karantina para atlet. Lebih lanjut ia memaparkan, tak akan menyerahkan hal tersebut kepada pemerintah daerah.

“Untuk mengungkap kasus (Covid-19) di bandara dan menegakkan kontrol perbatasan yang ketat, menjadi salah satu target utama kami mencegah paparan virus,” kata dia.

Sementara itu, Perdana Menteri Jepang, Yosihide Suga, sedang berusaha menenangkan kekhawatiran publik karena adanya dua kasus positif delegasi Uganda. 

Suga mengakui akan memberi aturan kepada para delegasi untuk tidak boleh bersentuhan dengan masyarakat umum.

“Peraturan itu, akan diberlakukan secara ketat. Supaya seluruh delegasi Olimpiade tidak bersentuhan dengan masyarakat umum,” singkat Suga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *