Partai Golkar dan PDIP bisa Berkoalisi di Pilkada Ciamis 2024, Ini Syaratnya !

oppo_0

Politika, Ciamis, Sakata.id:- Tak dipungkiri Partai Golkar dan PDIP selalu memainkan perannya sebagai partai yang mengatur ritme peta politik Pilkada Ciamis dari periode ke periode. Koalisi Golkar dan PDIP bukan hal baru di perhelatan Pilkada Ciamis.

Pilkada 2013 Golkar dan PDIP bersama sama mengusung pasangan Sajiwa (Iing Syam Arifin dan Jeje Wiradinata), Pilkada 2019 PDIP kembali membersamai Golkar mengusung pasangan Idola (Iing dan Oih). Bagaimana dengan Pilkada 2024.

Bacaan Lainnya

Menurut Ketua DPD Golkar Ciamis Selamet Tryana peluang koalisi dengan PDIP sangat mungkin terjadi, namun secara tegas dia menyatakan bahwa Partai Golkar sudah memiliki Bakal Calon Bupati Ciamis 2024, dengan mengusung petahana Herdiat Sunarya.

“Sudah final, kita punya calon sesuai penugasan DPP mendukung kepada Herdiat Sunarya (petahana), tapi soal koalisi, Golkar masih terbuka termasuk dengan PDIP, kan sudah beberapa kali,” kata Tryan, saat menerima kunjungan politik petinggi PDIP Ciamis di Sekretariat Golkar Ciamis, Rabu (24/4/2024).

Dihadapan Ketua PDIP Ciamis Nanang Permana dan pengurus DPC PDIP Ciamis, Tryan mengatakan, Golkar dan PDIP sudah biasa berkoalisi di Pilkada Ciamis.

” Jika Golkar dan PDIP berkoalisi bukan hal baru, sudah beberapa kali Golkar berkoalisi dengan PDIP di Pilkada Ciamis, tetapi kami sudah final dalam pengusungan calon C1, yakni Herdiat Sunarya, ” kata Tryan.

Pernyataan ini memberi sinyal bahwa jika PDIP mengusung kadernya pada Pilkada 2024, maka jika berkoalisi dengan Golkar syaratnya posisi pencalonan dari PDIP pada calon wakil bupati.

Saat ini Golkar telah melakukan survei perseorangan, nanti dilanjut dengan survei simulasi pasangan. Hasil survei kata Tryan akan menjadi salah satu pertimbangan menentukan pasangan Herdiat dan koalisi partai.

“Golkar masih melihat keadaan dan kondisi terbaik. Hasil survei dan kehendak calon (Herdiat) juga akan menjadi penentu siapa calon wakil dan berkoalisi dengan partai mana,” kata Tryan.

Namun dalam prinsip menjaga kondusifitas rakyat dalam perheletan Pilkadan Ciamis, seperti yang dinarasikan Nanang Permana, Tryan sangat sefaham.

Nanang Permana sendiri mengatakan bahwa selain penjajakan koalisi agenda inti dari silaturahmi politik ke Partai Golkar adalah membangun kesefahaman bahwa Pilkada 2024 adalah momentum mengantarkan kemenangan rakyat.

“Mengawali perhelatan Pilkada, kami ingin membangun kesefahaman bahwa siapapun yang menang adalah kemenangan rakyat, pilkada Ciamis harus berlangsung damai, dan beretika,” kata Nanang.

PDIP sendiri menugaskan Nanang untuk maju mencalonkan sebagai kepala daerah. Namun posisi pencalonan bisa saja berubah menjadi calon wakil kepala daerah, tergantung perkembangan dari dinamika politik yang terjadi.

” Soal koalisi masih sangat dinamis, agenda silaturami kami hari ini ke sejumlah partai politik adalah membangun kesefahaman untuk memenangkan rakyat dalam pesta demokrasi dan semangat menjaga kondusifitas”, kata Nanang.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *