Pipa Terputus, Direktur PDAM Tirta Galuh Minta Maaf atas Gangguan Distribusi Air Minum di Ciamis

PDAM Tirta Galuh
Diretur Perumda PDAM Tirta Galuh, Amsi Yudi Purwanto/SAKATA.ID

Regional, CIAMIS: Gangguan cukup serius dalam distribusi air minum terjadi di Kabupaten Ciamis setelah pipa transmisi PDAM Tirta Galuh terputus di wilayah Dusun Sukamaju, Kecamatan Sindangkasih, Kamis (25/4/2024) lalu.

Menyikapi hal ini, Direktur PDAM Tirta Galuh, Amsi Yudi Purwanto, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas gangguan distribusi air minum yang terjadi di Ciamis akibat terputusnya pipa PDAM Tirta Galuh,” ujar Amsi dalam konferensi pers yang dilaksanakan pada Sabtu (27/4/2024).

Dia menjelaskan bahwa kendala tersebut disebabkan oleh kejadian tak terduga atau force majeure, yakni hujan deras yang menyebabkan aliran Sungai Citanduy meningkat secara signifikan.

Selain adanya aliran sungai yang deras, wilayah tersebut juga mengalami longsor, yang membuat beban pipa semakin berat karena tertekan material longsoran.

“Di wilayah tersebut juga ada longsoran tanah yang membuat beban pipa semakin berat karena tertekan material longsoran. Kondisi ini menyebabkan pipa PDAM terputus,” kata Amsi.

Akibat kejadian ini, sebanyak 12 ribu pelanggan terdampak. Meskipun demikian, saat ini pihak PDAM Tirta Galuh telah melakukan upaya penyesuaian distribusi air dengan bergilir atau dijadwalkan.

“PDAM Tirta Galuh Ciamis telah menyiapkan sumber air alternatif dari Sungai Cileueur untuk memenuhi kebutuhan air minum bagi pelanggan atau masyarakat yang terdampak,” kata dia.

Amsi juga meminta pengertian dari masyarakat dalam menghadapi situasi yang tidak terduga ini. Tim PDAM Tirta Galuh sedang melakukan perbaikan di titik pipa yang terputus. Perbaikan diperkirakan akan memakan waktu satu bulan lebih.

“Saat ini, tim teknis sedang melakukan perbaikan pipa dengan upaya maksimal. Meskipun ada kendala dalam menurunkan alat-alat penunjang, jadi perbaikan diperkirakan memakan waktu satu hingga satu setengah bulan, ini juga tergantung pada cuaca,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *