5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga, Kelola Kredit & Belanja

  • Whatsapp
Ilustrasi cara mengatur keuangan rumah tangga. foto:fIxabay/geralt
foto ilustrasi: fIxabay/geralt

BISNIS, Sakata.id:– Besaran penghasilan sering kali mempengaruhi cara mengatur keuangan rumah tangga, sebagian besar keluarga dengan penghasilan pas-pasan cenderung kesulitan menyimpan uang untuk kebutuhan darurat.

Bahkan sebagian orang sering mengalami kehabisan uang di pertengahan bulan,  kondisi seperti ini biasanya terjadinya karena kurang lihai mengelola pendapatan bulanan dengan baik.

Bacaan Lainnya

Sebenarnya mengelola keuangan rumah tangga dengan pendapat kecil tidaklah sulit jika sudah mengetahui cara yang telah.

Untuk itu Anda harus tahu cara mengatur keuangan keluarga bagi yang masih bergaji kecil, simak selengkapnya berikut ini.

Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga

1.Pikirkan Sebelum Melakukan kredit Barang

Kesulitan yang paling sering dialami seseorang dalam mengatur keuangan rumah tangganya. Biasanya terkait dengan tanggungan angsuran yang harus dibayar tiap bulan, baik itu cicilan kredit kendaraan ataupun hutang.

Untuk itu sebelum memutuskan membeli barang dengan sistem angsuran, sebaiknya lakukan evaluasi terlebih dulu.

Akan lebih baik jika memastikan bahwa besaran angsuran dari barang yang diinginkan tidak lebih dari 30 persen dari total gaji yang didapatkan setiap bulan.

Jika dirasa besaran angsuran melebihi batas tersebut lebih baik memilih untuk menabung terlebih dulu.

Hal tersebut agar nanti uang untuk kebutuhan pokok tidak terganggu dengan besaran angsuran yang ditanggung setiap bulan.

Jika dirasa bukan barang yang sangat dibutuhkan sebaiknya jangan memaksakan diri untuk membelinya secara kredit.

Mungkin untuk kebutuhan mendesak seperti untuk biaya pengobatan, biaya pendidikan anak dan kebutuhan penting lainnya bisa mengambil pinjaman di bank.

2. Mulai Rencana Belanja Bulanan

Cara mengatur keuangan rumah tangga selanjutnya yaitu dengan merencanakan belanja bulanan secara matang untuk menghindari pengeluaran yang tidak penting.

Pemborosan kerap kali dilakukan ketika seseorang tidak merencanakan belanja bulannya secara detail dan rinci.

Pastikan selalu membeli barang untuk kebutuhan pokok yang diperlukan, misalnya beras, lauk-pauk, sayuran, perlengkapan mandi, perlengkapan bersih-bersih rumah, dan lainnya.

Tidak hanya, merencanakan belanja bulanan, belanja mingguan juga perlu diperhitungkan dengan matang karena para ibu biasanya juga belanja kebutuhan dapur tiap minggu.

Agar lebih mudah sebaiknya membuat daftar barang-barang yang harus dibeli di note ponsel saat pergi berbelanja, agar tidak lupa dan malah membeli barang lain yang tidak perlu.

3. Membeli Barang Bekas yang Layak Pakai

Untuk menghemat pengeluaran, cara mengatur keuangan rumah tangga yang bisa dilakukan yaitu dengan membeli barang bekas yang masih layak pakai.

Agar bisa menabung untuk kebutuhan darurat, membeli barang-barang bekas untuk kebutuhan keluarga bukanlah keputusan yang salah.

Barang bekas yang dimaksud seperti mobil, motor, barang elektronik (kulkas, mesin cuci, AC), furniture dan perabotan lainnya.

Namun pastikan kondisi barang masih bagus dan bisa berfungsi dengan baik agar tidak malah dirugikan.

4. Hindari Kebiasaan yang Konsumtif

Hal yang paling sering mengganggu keuangan adalah pemborosan, supaya tidak terjadi lakukan cara mengatur keuangan rumah tangga dengan mengurangi kebiasaan konsumtif.

Apa saja kebiasaan konsumtif yang dimaksud? Seperti membeli makanan di luar atau memesan makanan menggunakan pesan antar.

Tanpa disadari memesan makanan di luar termasuk pemborosan jika sering dilakukan, namun untuk sesekali saja bukanlah masalah besar pada keuangan.

Memasak hidangan sendiri di rumah akan lebih baik dan lebih sehat karena prosesnya yang lebih higienis dan bahan yang digunakan terjamin.

5. Mencari Penghasilan Tambahan

Bagi keluarga dengan pendapat kecil, cara mengatur keuangan rumah tangga selanjutnya bisa dengan mencari penghasilan tambahan.

Untuk ibu rumah tangga yang hendak mencari tambahan uang belanja bisa mulai bekerja sampingan.

Pekerjaan sampingan yang sedang naik daun di kalangan ibu rumah tangga yaitu sebagai dropshipper karena sangat fleksibel.

Bisa dikerjakan kapan saja dan di mana saja, keuntungan yang didapatkan juga lumayan menjanjikan apalagi jika memiliki banyak relasi teman.

Pasti produk yang ditawarkan akan laris manis, saat banyak dropshipper yang mulai membuka bisnis online shop sendiri di rumah dengan penghasilan yang cukup besar.

Mengatur keuangan dengan penghasilan kecil sebenarnya bukan hal yang sulit dilakukan.

Kunci utamanya yaitu disiplin dalam melakukan cara mengatur keuangan rumah tangga yang sudah dijelaskan di atas.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *